Archive For The “Industri” Category

Nelayan Tetap Melaut di Pulau Obi, Klaim Adanya Pencemaran tak Bisa Dibuktikan

By |

Nelayan Tetap Melaut di Pulau Obi, Klaim Adanya Pencemaran tak Bisa Dibuktikan

LABUHA – Pulau Obi di Maluku Utara belakangan sering jadi sorotan. Sebagai salah satu pusat tambang dan pengolahan nikel terbesar di Indonesia, wilayah ini punya peran penting dalam industri energi hijau dunia. Tapi, di balik geliat industrinya, muncul berbagai isu soal dugaan pencemaran laut akibat aktivitas pertambangan. Beberapa unggahan menampilkan potongan video dan foto yang…

Read more »

Harita Nickel dan Masyarakat KawasiSatukan Langkah di World Cleanup Day

By |

Harita Nickel dan Masyarakat KawasiSatukan Langkah di World Cleanup Day

OBI – Dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2025, puluhan karyawan Harita Nickel berkolaborasi dengan masyarakat Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, menyatukan langkah dalam aksi bersih sampah dan lingkungan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (20/9) ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. Kegiatan dimulai dengan aksi para karyawan dari…

Read more »

Dari Beasiswa Pendidikan, Membangun Jembatan, Hingga Meyediakan Mesin Lampu Bukti Dampak Positif CSR Harita Nickel

By |

Dari Beasiswa Pendidikan, Membangun Jembatan, Hingga Meyediakan Mesin Lampu Bukti Dampak Positif CSR Harita Nickel

HALSEL- Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, perusahaan pertambangan, Harita Nickel, di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, telah banyak memberikan dampak positif, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Program-program ini tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi dan sosial. Sejak beroperasinya Harita Nickel di Pulau Obi, telah banyak memberikan…

Read more »

Harita Nickel Buka Pelatihan Bahasa Mandarin, Jawab Tantangan Industri Global

By |

Harita Nickel Buka Pelatihan Bahasa Mandarin, Jawab Tantangan Industri Global

KAWASI – Di tengah geliat industri nikel yang kian kompetitif dan terbuka terhadap investasi asing, Harita Nickel kembali mengambil langkah strategis dalam pemberdayaan generasi muda. Melalui program Peningkatan Keahlian dan Keterampilan Pemuda (PELITA) yang kini memasuki batch ketiga, perusahaan ini mengarahkan fokus pelatihan pada kemampuan berbahasa Mandarin, bahasa yang kini memegang peranan penting dalam komunikasi…

Read more »

Air Laut, Panen Hujan, hingga Daur Ulang: Inovasi Pengelolaan Air Harita Nickel

By |

Air Laut, Panen Hujan, hingga Daur Ulang: Inovasi Pengelolaan Air Harita Nickel

OBI- Di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim dan pertumbuhan industri, pengelolaan air menjadi salah satu indikator utama keberlanjutan sebuah perusahaan. Hal ini sangat krusial di sektor pertambangan dan hilirisasinya, yang dikenal memiliki kebutuhan air tinggi dan potensi dampak lingkungan yang besar. Sebagai bagian dari ekosistem industri pengolahan dan pemurnian nikel di Pulau Obi, Harita Nickel…

Read more »

Cetak Sejarah Baru, Indonesia Bakal Punya Pabrik Nikel Sulfat Pertama

By |

Cetak Sejarah Baru, Indonesia Bakal Punya Pabrik Nikel Sulfat Pertama

Liputan6.com, Jakarta PT Trimegah Bangun Persada Tbk dan entitas anak (NCKL) akan melakukan bisnis proses lebih ke hilir dengan memasuki fase commisioning untuk produksi nikel sulfat sejak awal April 2023. Ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam industri baterai kendaraan listrik dengan hadir dan beroperasinya pabrik nikel sulfat pertama di Indonesia. Dari sisi keberlanjutan, NCKL…

Read more »

Mau Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik, RI Perlu Bantuan China dan Australia

By |

Mau Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik, RI Perlu Bantuan China dan Australia

Selain nikel, apa yang diperlukan dalam pembuatan baterai kendaraan listrik? Indonesia merupakan pemilik cadangan nikel terbesar di dunia, sekitar 32,7 persen bijih nikel dunia tersimpan di bumi Nusantara. Menurut data Badan Geologi Kementerian ESDM per akhir 2019, untuk bijih nikel kadar rendah Indonesia memiliki total cadangan (cadangan terkira dan cadangan terbukti) sebesar 1,7 miliar ton bijih nikel…

Read more »

Proyek Smelter Halmahera Lygend Rp14,8 Triliun Segera Beroperasi

By |

Proyek Smelter Halmahera Lygend Rp14,8 Triliun Segera Beroperasi

Fasilitas smelter nikel dengan teknologi hidrometalurgi high pressure acid leach milik PT Halmahera Persada Lygend ditargetkan commissioning pada Desember 2020. Direktur Halmahera Persada Lygend Tonny Hasudungan Gultom mengatakan bahwa smelter tersebut nantinya akan memproduksi mixed hydroxide precipitate (MHP) sebanyak 365.000 ton dan turunannya nikel sulfat sebanyak 246.750 ton, serta 31.800 ton kobalt sulfat. Kapasitas inputnya mencapai 8,3 juta ton bijih nikel….

Read more »