FORAPO DUKUNG PEMBUKAAN AKSES JALAN BARU DI DESA SOLIGI OLEH PT HARITA GROUP

Forum Akademisi Kepulauan Obi (FORAPO) Maluku Utara belum lama ini melakukan rapat koordinasi bersama dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Soligi, BPD, toko agama dan toko masyarakat, serta para petani pemilik lahan kelapa di wilayah Desa Soligi.

Rapat koordinasi yang digagas oleh FORAPO tersebut guna menyatukan pendapat tentang rencana dibukanya akses jalan baru oleh pihak perusahan PT Harita Group di wilayah administrasi Desa Kawasi dan Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Pada rapat koordinasi tersebut, pemilik lahan kelapa menanggapi secara positif adanya pembukaan akses jalan umum antara Soligi sampai dengan sungai Akelamo.

“Hasil dari rapat koordinasi menyimpulkan bahwa harus di bentuk tim untuk melakukan survey awal untuk jalan,” kata Alwi La Masinu, Ketua FORAPO.

Sementara pihak pemerintah Desa Soligi melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Soligi, Wahyudin Hamani, turut mendukung atas langkah yang diambil oleh FORAPO karena dinilai membantu pihak pemerintah desa.

“Pemerintah Desa Soligi sangat mendukung penuh atas kegiatan yang diselenggarakan oleh ketua Forapo bersama wakilnya, karena sudah membantu program pemerintah Desa Soligi, terutama soal rencana pembukaan akses jalan sehingga diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tururnya.

Setelah melakukan rapat koordinasi dengan hasil untuk dilakukan survei awal pembukaan jalan umum, pihak FORAPO bersama dengan Pemdes melakukan survei awal.

Hasil dari survei awal tersebut, kata Alwi, dikumpulkan datanya dan kemudian melakukan pertemuan kembali dengan pemilik lahan.

“Selanjutnya masih ada beberapa tahap proses yang kami lewati dan di tindaklanjuti,” jelas Alwi.

Dijelaskannya, lewat survei awal itu pihaknya mendata ada sebanyak 39 orang sebagai pemilik lahan kelapa dan jenis tanaman lainnya. Namun dari 39 itu, lahan kelapa yang masuk dalam pembukaan akses jalan baru terdapat 26 orang pemilik lahan dan tanaman lainnya.

“Badan jalan ini pada awalnya telah di buka oleh perusahaan kayu yang beroperasi di pulau Obi sekitar di tahun 1992,” tuturnya.

Alwi juga menjelaskan bahwa dari rapat kembali tersebut, selain menyampaikan hasil, dilakukan pula persetujuan untuk pendatanganan berita acara pembukaan akses badan jalan dengan maksud agar tidak ada masalah di tengah-tengah masyarakat Soligi.

“Kepada pihak pemerintah Desa Soligi dan pemilik lahan untuk menciptakan iklim koordinasi yang baik, sehingga semuanya merasa enjoy atau senang,” aku Alwi yang juga merupakan ketua Prodi Geografi STKIP Kie Raha tersebut.

Selanjutnya, tambah Alwi, berita acara diserahkan oleh pihak desa kepada pimpinan CSR Harita Group, Sungging septivianto dan didampingi beberapa stafnya.

Dalam penyerahan berita acara tersebut, Sekdes Wahyudin Hamani memberikan harapan bahwa selaku pihak pemerintah Desa Soligi berharap kepada pimpinan perusahaan PT Harita Grop agar pembukaan akses jalan umum dapat dilakukan secepatnya.

“Pembukaan badan jalan lintas Soligi ke Akelamo dalam waktu dekat ini untuk direalisasikan sehingga dapat membantu dan memudahkan masyarakat setempat pada saat beraktivitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Alwi La Masinu berharap kepada pimpinan PT. Harita Group bahwa walaupun pembukaan akses badan jalan telah dilakukan survei awal, tapi paling tidak dilakukan peninjauan kembali dilapangan antara tim survei perusahaan bersama masyarakat. Sehingga semua informasi di lapangan menjadi pertimbangan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *