Posts Tagged “Maluku Utara”

Penyaluran Dana Corporate Social Responsibility (CSR), PT. Harita Group kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan, dianggap belum sepenuhnya tepat sasaran. Hal ini membuat Ketua Forum Akademisi Kepulauan Obi Maluku Utara Alwi La Masinu M.T angkat bicara sebab hal ini membuat masyarakat sekitar perusahaan dirugikan. Alwi La Masinu menjelaskan, penyaluran dana CSR selama…

Dalam merayakan hari ulang tahun Satuan Lalu Lintas (Set-Lantas) ke-64 tahun, Polres Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, melakukan kegiatan tampal jalan berlubang di seputar kota Labuha dan sekitarnya. Acara ini dilakukan oleh Polres Halsel untuk meminimalisir kecelakaan yang kerab terjadi. Kasat Lantas Polres Halsel, IPTU Zaeni Bachtiar mengatakan penambalan jalan berlubang bertujuan untuk mencegah terjadinya…

Harita Nickel Division memaparkan konsep CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) dalam Simposium Regional Pertambangan Maluku Utara (Malut). Simposium itu berlangsung ramai dan interaktif dengan hadirnya berbagai pihak mulai dari akademisi, perwakilan pemerintah, perusahaan tambang, asosiasi terkait dan juga masyarakat umum, demikian siaran pers Harita Nickel yang diterima Antara, Senin. Ketua panitia seminar, Almun Madi mengatakan, kegiatan ini hendak mengupas beberapa…

Forum Akademisi Kepulauan Obi (FORAPO) Maluku Utara belum lama ini melakukan rapat koordinasi bersama dengan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Soligi, BPD, toko agama dan toko masyarakat, serta para petani pemilik lahan kelapa di wilayah Desa Soligi. Rapat koordinasi yang digagas oleh FORAPO tersebut guna menyatukan pendapat tentang rencana dibukanya akses jalan baru oleh pihak perusahan…

Harita Natural Disaster Relief (HNDR) memberi bantuan dana sebesar Rp300 juta bagi para korban gempa bermagnitudo 7,2 yang terjadi pada Minggu (14/7) di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. “Sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan, Harita Group menyerahkan bantuan untuk para korban gempa yang disalurkan melalui Pemkab Halsel,” kata Deputi Head Corporate Social Responsibility (CSR)…

Petugas Badan SAR Nasional Ternate Maluku Utara yang mengetahui adanya alarm berbahaya yang bersumber dari kapal itu terakhir berada pada Koordinat 01°18’48.00″S / 128°38’24.00″T. Kapal dengan 25 ABK termasuk Nakhoda tersebut berdasarkan laporan Badan SAR Nasional Ternate Maluku Utara mengalami hilang kontak diperairan Halmahera. Belum ada tanda-tanda keberadaan kapal berbendera merah putih tersebut. Kepala Basarnas Ternate,…

Sebuah kapal cargo MV. Nur Allya mengirimkan sinyal marabahaya di Perairan Laut Halmahera, Maluku Utara. Kapal bendera Indonesia tersebut, kabarnya dari Pulau Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara dengan tujuan Morosi, Sulawesi Tenggara. Kapal itu pada 23 Agustus 2019 pukul 20.45 WIT, distress alert (sinyal marabahaya) dari MV. Nur Allya dan ditangkap oleh Satelit Cospas-Sarsat…

Proses pencarian kapal kargo MV Nur Allya, kapal kargo beserta 25 orang penumpang yang hilang kontak, dilanjutkan melalui udara dengan menggunakan sebuah pesawat terbang. Menurut dia, pencarian lewat udara ini dilakukan guna memberikan dukungan Patroli Flight Distress Alert MV Nur Allya di Perairan Pulau Obi (Malut) sampai ke perairan Buru-Namlea (Maluku). Kantor Basarnas Ambon awalnya…

