
HALSEL- Upaya pencarian terhadap Dr. Wildan, dosen Universitas Khairun (Unkhair) Ternate yang dilaporkan hilang setelah insiden tenggelamnya longboat di perairan Desa Bibinoi, Halmahera Selatan, resmi dihentikan oleh Tim SAR Gabungan pada hari ketujuh. Meski telah menyisir berbagai sektor, namun keberadaan korban hingga kini belum ditemukan.
Operasi yang dilaksanakan sejak pukul 07.30 WIT hingga 18.00 WIT ini melibatkan lima SRU (SAR Rescue Unit) yang tersebar di lima sektor berbeda. Namun, berdasarkan hasil pemetaan dan prediksi tim di lapangan, pencarian hari terakhir ini kembali membuahkan hasil nihil.
“Hari ini merupakan hari ketujuh pelaksanaan operasi SAR yang dilaksanakan sesuai dengan Renops berdasarkan SAR Map Prediction. Operasi dibagi menjadi lima SRU dan lima sektor. Dengan hasil pelaksanaan operasi SAR sampai dengan pukul 18.00 WIT, hasilnya nihil,” ujar Iwan
Sesuai dengan SOP yang ditetapkan Basarnas, operasi pencarian standar dilakukan selama tujuh hari. Melalui proses briefing bersama antara tim SAR gabungan dan pihak keluarga, diputuskan bahwa operasi pencarian dihentikan.
Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima dengan ikhlas atas hilangnya anggota keluarga mereka.
Dengan berakhirnya masa pencarian ini, Kantor SAR Ternate beserta seluruh jajaran tim gabungan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga Dr. Wildan.
Dan Seluruh unit yang terlibat akan ditarik kembali ke satuan masing-masing, namun koordinasi akan tetap dilakukan jika sewaktu-waktu ditemukan tanda-tanda keberadaan korban oleh warga maupun nelayan setempat.