Archive For The “Pertambangan” Category

Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan memprediksi program hilirisasi nikel yang dijalankan pemerintah akan menyumbang penerimaan negara hingga US$ 10 miliar dari hasil ekspor. “Dengan hilirisasi, paling tidak sudah menyumbang tahun ini [2020] perkiraan kami US$ 10 miliar. Kemudian Pariwisata kami harap juga bisa me-rebound kalau bisa naik berapa persen juga akan berdampak…

Indonesia sudah lama memegang kendali dalam ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) beserta produk turunannya. Indonesia merupakan supplier CPO terbesar di dunia dengan nilai ekspor US$ 14,7 miliar pada tahun 2019 dan menguasai pangsa pasar dunia hingga 53%. Namun, ternyata tak hanya sawit yang jadi produk ekspor andalan Tanah Air. Menteri Perdagangan…

Indonesia membutuhkan fasilitas pemurnian bijih nikel kadar rendah dengan teknologi hidrometalurgi guna mendukung percepatan industri mobil listrik. Teknologi hidrometalurgi High Pressure Acid Leaching (HPAL) itu berbeda dari pirometalurgi dalam proses pemurnian bijih nikel. Adapun pirometalurgi analogi sederhananya tanah dibakar sehingga menjadi logam karena tanahnya akan mengalami proses metalisasi dan menjadi logam. Sedangkan dengan menggunakan teknologi…

Indonesia merupakan salah satu produsen dan eksportir nikel terbesar dunia yang menguasai sekitar 27 persen pasar global. Kendati demikian, Indonesia selama puluhan tahun hanya mengekspor nikel mentah. Negara produsen nikel lainnya yakni Amerika Serikat, Australia, Bolivia, Brazil, China, dan beberapa negara Afrika. Kendaraan listrik merupakan konsep kendaraan dengan menggunakan sumber energi listrik. Kendaraan listrik memiliki…

Indonesia akan segera mengoperasikan industri bahan baku baterai mobil listrik pertama yang tengah dibangun di Maluku Utara (Malut) tepatnya di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Industri yang sedang dibangun Harita Nickel itu, direncanakan mulai berproduksi pada akhir 2020. “Saat ini sudah memasuki tahap konstruksi akhir,” jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu…

PT Harita Nickel masih menghentikan mobilitas keluar-masuk karyawan di area perusahaan. Keputusan karantina wilayah atau lockdown itu dilakukan untuk mewaspadai penyebaran pandemi Coronavirus 2019 (Covid 19). Meski demikian, kegiatan operasional tambang dan pabrik pemurnian Harita tetap berjalan normal. Segala kebutuhan karyawan dipenuhi oleh perusahaan sehingga karyawan tidak perlu keluar area operasional. Perusahaan yang beroperasi di…

Kisruh terkait gejolak di desa Kawasi tepatnya di lokasi perusahan tambang PT. Halmahera Persada Lygend akhirnya berujung damai. Persoalan ini dimulai dari demo di Desa Kawasi yang menolak adanya TKA masuk ke dalam Desa. Status 46 orang tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke Desa Kawasi Kecamatan Obi untuk bekerja di Group Harita tersebut telah…

Perusahaan tambang PT. Harita Group akhirnya angkat bicara terkait dengan beredarnya foto dan vidio aksi unjuk rasa dugaan masuknya puluhan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang terjadi di PT. HPAL, Site Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut). Corporate Communication Manager PT Harita Group, Anie Rahmi kepada RRI.co.id, Senin (13/4/2020) menyatakan, aksi…

Desakan kepada pemerintah Maluku Utara untuk mencabut izin pembuangan tailing (limbah) oleh PT Trimegah Bangun Persada, anak perusahaan Harita Group di Obi, Halmahera Selatan masih terus berlanjut. Pagi tadi, Sabtu (21/3) Front Peduli Rakyat Obi (FPRO) kembali mendatangi kantor cabang Harita Group di Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan, Maluku Utara. Ini adalah kedua kalinya massa FPRO…
